Selasa, 22 Desember 2015

Museum Benteng Vredeburg

Benteng Vredeburg dibangun oleh Belanda pada tahun 1760. Pembangunan benteng ini bertujuan sebagai benteng pertahanan Belanda untuk berjaga-jaga apabila sewaktu-waktu Sultan memalingkan muka memusuhi Belanda. Kemudian pada tahun 1987 Benteng ini telah dijadikan sebagai museum dan dibuka untuk umum. Museum ini terletak di kawasan titik 0 yogyakarta, tepatnya di depan Gedung Agung.

tampak gerbang depan museum benteng vredeburg
Pengelolaan museum ini sendiri diegang oleh dinas pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia. Harga tiket masuk ke dalam museum ini sangat terjangkau yaitu hanya sebesar Rp. 2000, 00 saja. Dengan harga yang terjangkau pengujung dapat menikmati fasilitas yang cukup memuaskan di dalam museum ini. Fasilitas tersebut diantaranya adalah mushola, WC, perpustakaan, rumah makan, kantin, dan lain-lain.

Di dalam museum ini juga terdapat benda-benda peninggalan sejarah Indonesia, diorama, dan ruang pertunjukan film. Di dalam galeri juga terdapat beberapa layar sentuh yang berguna sebagai diskripsi penjelasan barang-barang ataupun diorama yang disuguhkan, untuk menonton film, para pengunjung tidak perlu membayar kembali. Di dalam museum juga terdapat sebuah game spot dengan 2 layar sentuh besar yang dimana para pengunjung dapat mencoba permainan tersebut. game yang disuguhkan juga berhubungan dengan sejarah Indonesia. hal tersebut menjadi salah satu daya tarik wisata yang unik tersendiri. 

contoh penampakan galeri didalam museum
                                       
tempat pertunjukan film sejarah
                                           
jika anda berkunjung ke Yogyakarta, museum ini sangat di sarankan untuk anda kunjungi. Terimakasih.^^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar